media diskusi menuju perubahan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 20 Oktober 2010

Dampak Perubahan Iklim Terhdap Nasib Petani Pati


Mengenali musim merupakan hal yang pokok bagi para petani. Pengetahuan musim akan menjadi pijakan menentukan musim tanam yang sesuai. Keteledoran dalam menentukan masa tanam akan berakibat kurang baik terhadap tanaman yang ditanamnya. maka pengetahuan tentang musim perlu di cermati.

Petani kita kebanyakan adalah petani tradisional. Pengetahuan yang dimiliki petani biasaya merupakan pengetahuan turun temurun, dari orang tua mereka terdahulu. Termasuk cara mereka mengenali musim. Mereka menggunakan pedoman penanggalan masehi sebagai tanda datangnya musim.Selama ini di Indonesia dikenal adanya dua musim, yakni musim Kemarau dan musim penghujan. Musim penghujan biasanya terjadi antara bulan Oktober sampai Maret, sedang musim kemarau terjadi antara bulan April sampai september.

Namun sebagian yang lain menggunakan sifat sifat binatang untuk mengenali datangnya musim. Misalkan jenis burung tertentu yang biasa datang kedaerah mereka,seperti kelompok burung terik yg datang biasanya menjadi tanda. Ada juga kicauan burung tertentu biasa di jadikan pedoman musim tanam telah tiba.Seperti suara burung bubut.

Yang jadi sebuah pertanyaan sekarang adalah seberapa mampukah petani kita mengenali perubahan iklim, yang juga mempengaruhi perubahan musim? Apalagi banyak petani kita yang  pendidikanya masih rendah, akses juga pengetahuan terbatas.

Isu global warnig,  mempunyai dampak luar biasa bagi bumi , hal ini telah terbukti  mempengaruhi iklim di Indonesia. Iklim tersebut juga mempengaruhi perubahan musim di Indonesia. Bahkan kalau kita cermati musim di Indonesia cenderung tidak beraturan. Di Pati Jawa Tengah antara bulan April - September 2010, yang seharusnya merupakan musim kemarau, namun curah hujan sangat tinggi. Sementara Tahun 2009 lalu terjadi kemarau yang cukup panjang sampai bulan Desember. Alhasil banyak petani yang gagal panen.

Perubahan semacam ini tampaknya membingungkan petani dalam menentukan masa tanam. Kebiasaan  mereka menanam padi pada bulan Oktober sampai maret, dan menanam palawija atau jagung pada bulan April- September. Maka tak heran jika palawija mereka gagal panen karena terendam air dan padi mereka  tidak berkembang dengan baik karena kekurangan air.

Menurut beberapa sumber dampak dari perubahan iklim antara lain :
1. meningkatnya hama penyerang tanaman
2. semakin pendeknya musim hujan, namun instensitas curah hujan tinggi
3. Terjdi kekeringan karena musim kemarau yang panjang
4. musim hujan sangat basah dan musim kemarau sangat kering

Dengan demikian hal yang perlu diwaspadai petani Pati adalah :
1. Banyaknya hama yang akan menyerang tanaman mereka seperti yang telah terjadi dua tahun belakangan ini
2. intensitas hujan yang tinggi dapat menyebabkan banjir, terutama daerah tepian sungai Juana. Selain itu di daerah bawah lereng Pegunungan kendeng dan bawah lereng Muria juga berpotensi banjir bandang, seperti di Kayen beberapa tahun lalu, dan juga kota Pati yang dapat kiriman dari lereng Muria.
3. Musim kemarau yang panjang berpotensi terjadi kekeringan, terutama didaerah Pati selatan yang selama ini sudah sering mengalami kekeringan. Petani didaerah tersebut akan kesulitan menggarap sawah.

Melihat keadaan tersebut pemerintah harus peka terhadap keadaan yang dialami petani. Pemerintah harus sesering mungkin memberikan penyuluhan dan memberi informasi terhadap perubahan iklim di Indonesia dan dampaknya serta memberikan solusi cara menghadapinya. Kelompok  tani harus benar benar diberdayakan untuk mengetahui masalah yang di hadapi petani dan mempercepat proses informasi.. Bibit unggul berkualitas harus disiapkan agar petani tidak senantiasa gagal, dan pertanian Indonesia diharapkan sanggup memenuhi stock kebutuhan pangan nasional. Semoga pemerintah kita bisa.
Share:

Sabtu, 12 Juni 2010

LUNA MAYA & ARIEL VS PIALA DUNIA

 Minggu ini sungguh luar biasa. Dua peristiwa besar membuat masyarakat yang ada di Indonesia sangat antusias mengikutinya. Peristiwa yang Pertama adalah munculnya berita Video mirip Ariel dan Luna Maya beradegan panas. bahkan masyarakat semakin penasaran karena bertambah lagi video yang mirip Cut Tari

Masyarakatpun menjadi tertarik untuk mengikuti berita demi berita yang muncul di berbagai media. Seolah berita ini menjadi makanan wajib yang tidak boleh ditinggalkan atau ketinggalan. Ibu- ibu, bapak- bapak, tua muda bahkan remaja memperbincangkan berita yang mereka lihat di berbagai media. Ada yang senang, ada yang gelisag, hawatir, tapi ada juga yang menganggap biasa atau wajar.

Sebagian orang lagi berusaha mencari akses Video tersebut. ada yang berusaha mencari lewat internet, ada yang mencari lewat kepingan VCD,atau mencari lewat bluetooth di  HP. Itu dilakukan untuk menutupi rasa penasaranya, untuk koleksi pribadinya, atau paling tidak biar dibilang gak kuper.

Sebagian lagi mersa prihatin, risih dan ketakutan. mereka takut terhadap anak anak remaja mereka terutama yang mengidolakan. Takut karena begitu mudah mereka mengaksesnya, dan begitu sulit mengawasinya. hampir semua anak remaja mempunyai HP yang vasilitasnya lengkap. hampir semua pelajar begitu lihai memainkan internet. Jadi wajar sebagian orang tua takut dan resah.

Yang menarik lagi di minggu ini adalah perhelatan Piala dunia yang di buka tadi malam di Afrika selatan. Masyarakat Indonesia yang terkenal gila bola seolah terbuai dengan hingar bingar piala dunia. Mereka tidak peduli Timnas Indonesia ikut atau tidak tapi piala dunia tidak boleh terlewatkan sedikitpun. Berbagai tempat mulai dari tempat elit sampai tempat kawasan yang paling bawah, selalu membincangkan perlelatan empat tahunan.

Semua penuh semangat. Penonton begitu semangat untuk mendukung tim kesayanganya. Pemain begitu semangat untuk menjadikan negaranya terbaik. Televisi begitu semangat meyiarkan berita sampai siaran langsungnya. Kafe dan sponsor begitu semangat untuk mengadakan nonton barengnya.

Tak satupun yang  membagakan Timnas Indonesia. Dengan gagah mereka bilang Hidup Belanda, Hidup Italia, hidup Argentina, Hidup Brasil, Hidup Inggris, Atau bahkan hidup Kamerun. Mereka dengan bangga menggunakan kaos dan mengibarkan bendera yang bukan negara Indonesia.

Ada pula yang berharap semoga Indonesia 4 tahun lagi bisa ikut disana. Bermain bagus dan piala dunia tidak hanya sekedar lewat di Indonesia. Menjadi juara agar bendera Indonesia juga di kibarkan masyarakat di negara lain, seperti halnya warga Indonesia mengibarkan bendera Argentina atau Italia.

Itulah dua peristiwa minggu ini yang berusaha minya perhatian publik Indonesia
Share:

Minggu, 02 Mei 2010

Kethoprak Anak Di Hari Pendidikan Nasional

Hari pendidikan Nasional selalu diperingati setipa tahun. Ditetapkanya tanggal 2 mei sebagai Hari istimewa pendidikan di Indonesia diambil dari hari Kihajar Dewantara yang sangat gigih memperjuangkan pendidikan bagi generasi penerus. Peringatan ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Semangat itu pula yang ditunjukan oleh anak anak SD dan SMP di Kecamatan Winong. Dengan penuh semangat mereka mengelar pertunjukan kethoprak yang seluruh pemainya adalah pelajar. Sebuah semangat untuk melestarikan budaya Jawa. Unik dan sangat menarik, ketika mereka berusaha menjiwai peran sebai orang dewasa.

Cerita yang diangkat juga sangat menarik, yakni cerita Saridin atau Syaich Jankung. Salah satu pejuang penyebar agama Islam di Kabupaten Pati. Cerita tentang pejunagn Saridin meyakinkan Pemerintah saat itu bahwa dia tidak serta merta salah seperti yang dituduhkan pada dirinya. Perjuangan yang sangat heroik, namun juga sedikit jenaka. Alur yang ditampilkan juga mudah dicerna anak anak, sehingga pertunjukan tersebut selain sarat pesan yang disampaikan juga dapat memberikan hiburan pada penonton yang hadir.

a. Perpaduan moderen dan Tradisional.
Terdapat sentuhan perpaduan antaraa tradisional dan moderen. Tradisional secara kasad mata dapat dilihat dari dialog dan pakaian yang dikenakan para pemain. Pakaian yang digunakan adalah pakaian adat Pati
Share:

Minggu, 18 April 2010

Belajar Dari Tragedi Penggusuran

Tragedi makam mbah priuk telah menelam korban jiwa dan puluhan korban luka. Insiden ini menambah daftar peristiwa kekerasan berdarah di negeri ini. Seolah olah negeri ini tidak pernah berhenti dengan peristiwa kekerasan, terulang dan selalu terulang

Insiden berdarah ini di picu soal sengketa lahan. Dan belajar dari sengketa lahan yang ada di negeri ini antara warga dan pemerintah atau warga dengan Perusahaan selalu berujung pada penggusuran paksa dan sering di ikuti tindak kekerasan. Melihat kondisi ini sudah selayaknya kita semua belajar agar korban jiwa tidak terulang lagi.

Selain penegakan hukum yang oleh sebagian pengamat dirasa belum memberikan rasa keadilan. Banyak ditemukan mafia merupakan bukti bahwa ada yang tidak beres dibeberapa intansi pemerintah.

Selain hal diatas ada beberapa hal lain yang perlu kita perhatikan. Cara pandang pemerintah baik pusat maupun daerah terhadap rakyat harus diperbaiki. Pemerintahan ini ada untuk siapa sehingga dalam konteks kebijakanan dan pembebasan tanah jangan sampai merugikan satu pihak pun. Dalam hal ini bila lahan tersebut memang dirasa strategis jangan diganti rugi tapi pemerintah harus membeli dengan harga yang tinggi.

Selain itu dinas yang menangani masalah pertanahan harus jeli saat mengeluarkan sertifikat sehingga tanah yang di sertifikatkan benar benar tanah yang sah untuk dibuatkan setifikat. Dengan demikian kelak tidak ada lagi sengketa masalah pertanahan.
Share:

Minggu, 11 April 2010

Menengok Industri Kerajinan Tangan Yang Hampir Mati

Di kecamatan Winong Pati terdapat beberapa desa yang menjadi centra kerajinan tangan yang berasal dari bambu. Seperti desa Tanggel dan Pulorejo yang berada 1 KM sebelah utara kota kecamatan. Sampai sekarang masih dapat kita jumpai perajin anyaman yang berasl dari bambu. Begitu juga desa desa disekitar desa tersebut.

Mata pencaharian pokok penduduk  desa tersebut sebenarnya adalah bertani, sehingga industri kerajinan tangan yang mereka geletuti hanya dilakukan diwaktu senggang sepulang dari sawah. Sebagian lagi dilakukan oleh para wanita yang mungkin tidak bekerja disawah. Namun sebagian kecil warga ada yang menjadikan industri kerajinan tangan sebagai mata pencaharian pokok.

Kerajinan tangan yang mereka miliki umumnya adalah warisan dari pendahulu mereka. Kerajinan yang selalu turun temurun. Jadi benda yang dihaslkan pun selalu sama dari zaman kezaman. Belum ada perubahan inovasi, sehingga dapat dikatakan bahwa produk yang dihasilkan adalah produk masa lalu yang idenya muncul jauh sebelum adanya tecnologi canggih. Produk yang sederhana, namun tetap dibutuhkan dari tiap generasi bahkan era serba modern saat ini

A. Jenis Produk

Kalau kita kelompokan barang masih diproduksi saat ini ada tiga kelompok. Kelompok yang pertama adalah jenis Bakul. Jenis bakul ini adalah kelompok yang dibuat sebagai wadah barang, mulai dari nasi, beras, sayuran, dan benda benda yang lain. Anyamannya sangat rapat sehingga tidak mudah jatuh atau hilang bila digunakan sebagai wadah benda. Yang termasuk golongan ini adalah Bakul (dunak: bhs setempat), Krondo (sejenis bakul tapi ada pegangan diatasnya), Besek ( wadah yang biasa digunakan sebagai tempat nasi buat kondangan), Tompo (alat yang digunakan sebagai alat pengukuran/penakaran) Kukusan ( berbentuk kerucut sebagai tempat menanak nasi)dan tumbu ( alat yang digunakan mengkatkat barang dengan cara di pikul).

Kelompok yang kedua adalah jenis keranjang. Jenis ini banyak dimanfaatkan untuk mengankut barang dengan cara dipikul.kelompok ini mempunyai ciri ciri mempunyai mata atau lubang dibagian anyaman yang sangat banyak.  Contohnya adalah Keranjang (alat yang biasanya digunakan untuk mngambil rumput/ngarit :bhs setempat), Salang ( semacam kernjang tapi ukuranya lebih kecil, wadah ikan (berbentuk keranjang tapi sangat mini, kurang lebih 5 cm tingginya).

Jenis ketiga adalah alat kebersihan. Jenis ini banyak digunakan untuk membersihkan barang atau kebersihan lingkungan. Yang masuk kelompok ini adalah sapu sabut kelapa ( sapu kelud), Ikrak ( tempat yang biasnya digunkan untuk mengambil sampah setelah disapu) Tampah ( alat yang digunkan membersihkan beras dari benda benda yang menyertainya, atau digunakan juga untuk menjemur) dan Tambir ( tampah yanga sangat besar yang digunakan untuk membersihkan dan menjemur barang, seperti jagung ketela dll).

B. Mulai ditinggalkan

Seiring dengan kemajuan zaman alat alat tradisional semakin terpinggirkan. Begigitu juga dengan industri tradisional yang kebanyakan merupakan home industri  keadaanya semakin termarginalkan. Produk yang dianggap kurang prasktis dan terkesan konservatif, monoton, sehingga kalah bersaing dengan benda benda yang terbuat dari plastik. Selain itu harga barang plastik yang sangat murah sehingga menggeser produk dari anyaman bambu.

Selain itu opini yang terbentuk dimasyakat bahwa produk dari plastik lebih higienis. Padahal kalau kita cemati produk dari anyaman bambu juga tidak kalah higienisnya, bahkan sama sekali tidak tercampuri barang kimia, disaat panas maupun dingin.

Dengan banyaknya konsumen yang beralih ke barang barang daur ulang  plastik, maka semakin sedikit pula pengguna barang barang dari anyaman bambu yang sebenarnya jauh lebih ramah lengkungan. Sebagai contoh adalah beralihnya masyarakat dari besek ke bakul plastik untuk hajatan, ini membuat industri besek semakin kecil dan banyak yang tidak membuat lagi. Begitu juga ikrak yang telah tergantikan dengan produk produk plastik lainnya. Maka lambat laun pendduk yang  dulu mengandalkan kerajinan ini sebaggai mata pencaharian sekarang harus berpikir ulang.

Produk produk anyaman sekarang lebih banyak digunakan oleh keleompok lapisan paling bawah. Sementara kelompok menengah keatas lebih banyak menggunakan barang barang dari plastik dan juga logam.

C. Peran Pemerintah

Melihat kondisi diatas sudah selayaknya bila pemerintah mulai memberi perhatian kepada perajin agar eksistensi produk tradisional tetap terjaga. Perhatian tersebut dapat berupa pendidikan dan pelatihan sehingga kelak mereka dapat berpikir kreatif, inovatif sehingga produk yang mereka hasilkan tidak terkesan ketinggalan.Pendidikan dan pelatihan juga diharapkan dapat menghasilkan desainer desainer anyaman yang handal. Pelatihan yang dimaksud adalah pelatihan secara kontineu yang sekaligus dapat meyakinkan generasi yang ada bahwa anyaman dapat menjajikan penghasilan yang layak.

Perhatian pemerintah yang kedua adalah modal, dengan memberikan kemudahan pinjaman modal sehingga mereka dapat mengembangkan usaha mereka. Pinjaman dengan bunga yang murah sehingga tidak memberatkan bagi mereka.

Yang ketiga adalah dengan mengkampanyekan produk tradisional yang lebih higienis karen tidak tercampuri bahan kimia dalam pembuatanya sehingga sangat aman digunakan sebagai tempat makanan. Selain itu produk tradisional dari anyamaman bambu juga sangat ramah lingkungan. sukur sukur bila pemerintah mau memperkenalkan produk produk tersebut di pameran tingkat nasional maupun internasional.
Share:

Minggu, 28 Maret 2010

LBK Kajen : Inspirasi Bisnis Warung Lesehan Kajen

Lesehan Bambu Kajen atau yang lebih ngetren dengan sebutan LBK di desa Kajen Margoyoso Pati merupakan usaha bisnis warung lesehan. Seperti layaknya warung lesehan, warung ini juga diset dengan pola lesehan. Namun jika biasanya warung lesehan hanya beralaskan tikar di atas tanah atau trotoar namun LBK Kajen menampilkan tempat yang unik dan sangat berbeda.

Warung ini berbentuk warung panggung dengan ukuran kurang lebih 6x6m. Sesuai namanya bahan yang digunakan membuat bangunan 90%  dari bambu. Mulai dai tiang penyangga, dinding, bahkan alas atau lantainya juga terbuat dari bambu. Atapnya terbuat dari daun rumbia memberikan kesan sederhana namun nyaman bagi pengunjung.

A. Bisnis Anak Muda
Lesehan Bambu Kajen didirikan oleh seorang pemuda yang menyandang gelar Sarjana. Pemuda ulet yang penuh dengan semangat membangun bisnis sekitar tahun 2005. Kecerdasanya melihat peluang bisnis ini telah memberikan insprasi pembisnis di daerah Kajen. Maka sejak saat itu mulai bermunculan warung -warung serupa di daerah tersebut.

Warung yang didirikan oleh anak muda inipun ahirnya mejadi pilihan para pemuda dan juga para santri untuk sekedar bersantai atau mengisi perut. Dengan harga yang sangat terjangkau oleh kalangan muda dan para santri menjadikan sebuah simbiosis mutualisme antara pelanggan dan pengusaha warung tersebut.

B. Pelanggan
Desa Kajen merupakan daerah pesantren yang banyak didatangi ribuan santri dari seluruh pelosok nusantara. Hal ini menjadikan daerah tersebut lahan bisnis yang potensial. Maka tak heran bisnis makanan menjadi salah satu bidikan para pembisnis.

Selain jumlah santri yang besar, desa Kajen juga menjadi  salah satu tujuan ziarah dari seluruh negri ini. Maka tak heran jika LBK Kajen tidak hanya disinggahi para santri tapi juga para peziarah yang berziarah di makam Syaih Ahmad Mutamakin. Hampir tiap hari terutama malam Jum'at para peziarah datang silih berganti.Maka bagi para peziarah tak ada salahnya jika  mampir ke LBK Kajen apalagi warung ini buka dari Sore sampai pagi hari

C. Menu
Mengadopsi dari menu makanan warung lesehan yang ada di pinggir jalan LBK juga menyajikan menu yang hampir sama. Menu seperti kopi lelet dan aneka kopi lainya,susu, aneka es, nasi kucing, mie rebus, aneka gorengan yang selalu hangat menjadi pas kala disantap malam hari. Masih banyak menu yang menggoda selera dangan harga yang sangat terjangkau.
LBK Kajen telah menjadi inspirasi yang mungkin sebelumnya belum ada didaerah tersebut. Semoga muncul inspirator inspirator berikutnya..



Iklan

Share:

Sabtu, 20 Maret 2010

Banyaknya Tayangan Kekerasan Di TV

Ahir ahir ini kita di suguhi berbagai tayangan kekerasan. Sebuah adegan yang sangat mudah ditiru bukan hanya anak anak tapi juga sering ditiru remaja dan kaum dewasa. Pelajaran yang sangat tidak terpuji tersebut sering di tayangan secara vulgar ditelevisi yang ditonton oleh smua kalangan apalgi jika acra itu di tayangakan pada saat jam anak anak menonton TV.

Dulu ada salah satu stasion TV yang menayangkan  WCW. Sebuah acara sperti olahraga yang dipenuhi adegan tendangan dan tinjuan yang sangat mengerikan. Reaksi masyarakatpun muncul dengan banyaknya kritikan agar tayangan kekerasan tersebut disiarkan pada jam jam yang tidak ditonton anak anak karena dianggap dapat ditiru anak anak.

Tayangan kekerasan sekarang muncul dalam bentuk yang berbeda. Tayangan kekerasan, justru sering disiarkan secara live  dan dilakukan pada jam jam yang tidak teratur. Kita Masih ingat tayangan seperti penggerebekan teroris di Temanggung. Jawa Tengah. Polisi yang sedang menggerebek terjadi baku tembak antara polisi dan teroris. Masyarakatpun tidak mau beranjak dari depan TV karena ingin tahu ending dari cerita tersebut. Tak ketinggalan pula anak anak. mereka lupa film kartun kegemaranya karena penasaran dengan teroris tersebut.

Tayangan yang lain yang tidak kalah serunya terjadi saat sidang paripurna. Anggota DPR yang sebagian menjadi idola masyarakat yang memilihnya berprilaku yang tidak patut di contoh. Mereka tampil di layar televisi dengan gaya emosi bahkan sampai mengeluarkan kata kata yang tidak terpuji.. Selain itu terjadi kekerasan fisik seperti pelemparan botol minuman. Kasus ini seolah memberi pelajaran kepada seluruh rakyat tak terkecuali anak tentang kekerasan.

Masih tentang tayangan televisi yang menyedot banyak penonton adalah demo mahasiswa yang memprotes penyerangan yang dilakukan polisi. Dengan gagah berani mahasiswa melempar batu, menghancurkan mobil polisi dan merusak fasilitas kepolisian. Pihak keplisianpun harus bentrok dengan mahasiswa. Bahkan wargapun ikut terlibat disana. Tayangan tersebut disiarkan secara live dan menjadi tayangan yang menyedot pemirsa untuk melihatnya.

Pertanyaan yang mengusik adalah, apakh tayangan tersebut layak dikonsumsi publik atau tidak? semua dapat memahami bahwa sebuah informasi harus di beritakan secara transparan kepada publik sehingga publik tau kejadian yang sebenarnya. Tapi seharusnya juga ada filter, mana yang layak dikonsumi publik mana yang tidak layak dikonsumsi terutama anak anak. tentunya kita tidak ingin memberikan pelajaran tentang kekerasan bagi rakyat ini., Kita tentunya dapat memahami tentang ungkapan Setiap kekerasan akan mmunculkan kekerasan baru.


                                                                Iklan

            Iklan               
                              Agen Pulsa              Bisnis Pulsa Paling
                                            Murah dan cepat Hubungi 085866427 302
Share:

Minggu, 14 Maret 2010

Perang Melawan Teroris

Upaya memberantas teroris di negri ini terus di lakukan pihak kepolisian. Gembong gembong  teroris seperti DR. Azhari, Amrozi , Imam Samudra, Nordin M Top satu persatu berhasil di lumpuhkan polisi. Terahir adalah kesuksesan polisi membongkar jaringan teroris yang melakukan pelatihan di Aceh yang ahirnya bisa membekuk Dulmatin salah satu gembong teroris yang paling dicari oleh Amerika, Australia dan Indonesia sendiri.

Usaha polri pantas mendapat acungan jempol. Polri sudahmenunjukan pada dunia bahwa Indonesia merupakan negara yang aman untuk di kunjungi. Selain itu Polisi juga telah memberikan suatu peringatan kepada siapa saja yang ingin mengganggu keamanan di Indonesia dari Sabang sampai Merauke, tidak akan diberi ruang gerak. Kalau selama ini teroris yang selalu meresahkan bangsa Indonesia kini saatnya para teroris harus di buat tidak nyaman di Indonesia. Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah benar terorisme tidak akan muncul lagi.?

Selama manusia terus mempunyai pemikiran untuk menindas satu kelompok atau merasa tertindas maka perlawanan itu akan muncul. Perlawanan itu dapat di ekpresikan dalam berbagai bentuk. Dan yang paling sering kita lihat selama ini adalah bentuk bentuk kekerasan yang salah satunya dalam bentuk teror. Teror dilakukan karena mereka tidak mempunyai kekuatan besar untuk saling berhadap hadapan.

Yang kedua terorisme muncul karena doktrin kebencian pada satu kelompok. Jadi bukan doktrin agama yang dimasukan tapi ajaran ajaran kebencian yang selalu disampaikan. Ayat ayat agama hanya digunakan sebagaii penguat ajaran yang diberikan. Jadi istilah seperti Jihad itu muncul setelah mereka di beri ajaran kebencian pada  satu kelompok.

Satu kekerasan hanya akan menciptakan kekerasan berikutnya. Bila tidak ada pemahaman nilai nilai kemanusiaan. Begitu juga kekerasan yang selama ini terjadi di Indonesia dapat berpotensi dendam berkepanjangan .Setiap agama diturunkun salah satu tujuanya membuat suatu peradaban yang damai, lebih  baik dari peradaban manusia sebelum agama itu diturunkanl. Dan jalan kekerasan harus dibuang jauh dalam membangun kehidupan yang lebih bermartabat. Jadi pikiran dan upaya menindas, dan upaya mengajarkan doktrin kebencian pada suatu kelompok harus di buang jauh.



                                                       Iklan

Share:

Definition List

Unordered List

Support

Program Affiliate Indowebmaker